Jumat, Juni 18, 2010

Haul di Kota Malang 2010.


Wa'alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Semoga saudaraku selalu dirahmati dan diberkahi oleh Allah SWT setiap detiknya...Amiin.

Alhamdulillah alfaqir dapat hadir memenuhi undangan yang Mulya AlMusnid alhafidz alHarb alhabib Prof.Dr Abdullah ibn Abdul Qadir Bil Faqih Ra dalam haulnya dimalang tgl 13 Juni lalu.

InsyaAllah keberkahan didapat kita semua karena saat menziarahi maqam beliau alfaqir sertakan antuma semua dalam berdoa di dpn maqam orang yang dimulyakan Allah Swt tersebut.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 14 jam diatas kereta Matarmaja akhirnya kami tiba distasiun Kota Baru Malang dan langsung bergegas ke penginapan yang jaraknya tidak jauh dari PonPes Darul Hadist AlFaqihiyyah.

Setelah beristirahat,ba'da Ashar kami beserta ribuan jamaah lainnya mengadakan Ziarah kubro yang dipimpin oleh Habib sepuh,saat pembacaan tahlil selesai diikuti pembacaan doa,rahmat Allah Swt pun turun dengan derasnya,sementara jamaah berdesak2an hendak berdoa didalam maqam yang hanya dipasang tenda 2 lokal ditengah guyuran hujan lebat.Sebagian jamaah pun memilih segera balik ke penginapan masing2.

Alhamdulillah disaat mulai berkurangnya jamaah alfaqir dapat dengan mudah memasuki kubah maqam yg luasnya +- 3x3 meter tsb yang dihuni 5 maqam yaitu Habib Abdullah Ra,Habib Abdul Qadir Ra,Habib Muhammad bin Abdul Qadir (wafat masih kecil) dan 2 syarifah. walau hanya diperbolehkan sebentar sekedar mendoakan shohibul maqam,maqam2 tsb begitu indah bersih dan bersinar dgn nur keberkahan,hingga alfaqir merasa terharu dan betah tak mau keluar lagi rasanya,tapi apadaya jamaah masih mengantri di luar.

Ba'da Maghrib,hujan masih mengguyur walau rintik2.Kami bergegas ke kediaman Muallim Abdul Muiz yang searah dengan PonPes,Beliau sudah sepuh dan termasuk pendamping Al Imam Al Habr Habib Abdullah Ra.Nasi kebuli dan macam2 kue pun disuguhkan oleh penerima tamu sementara Muallim duduk bersandar dengan tenang sambil mempersilahkan kami melahap kebuli hangat.setelah itu kami bercengkrama dgn sedikit senda gurau menanyakan keadaan masing2 dan kegiatan sehari2 para alumni didaerah masing2.

Waktu pun berlalu,kami pun berpamitan dan langsung menuju PonPes yang sedang berlangsung acara khataman dan pembacaan Maulid,sesaat sebelum Mahalul Qiyam kami pun tiba dan langsung bergabung bersama ribuan jamaah.terasa sekali suasana khusyu penuh keberkahan dibawah tenda yg panjangnya kira2 500 meter membentang, hujan pun terus mengguyur walau tidak terlalu lebat.

Tibalah waktunya tausyiah yang disampaikan oleh Al Habib Muhammad bin Abdullah Ra,beliau banyak mengisahkan karomah2 ayahanda yang sekaligus gurunya tsb dengan penuh haru,mengurai beberapa hadist2 yang didapatnya dari ayahnya beserta membacakan sanad2nya hingga Rasul Saw,seperti :
'Orang Muslim yang menjalankan perintah Allah Swt & RasulNya maka wajahnya akan bersinar dengan nur ilahiyyah'.

Beliaupun berpesan agar para alumni dan jamaah yang hadir jangan sampai terpengaruh apalagi berpindah aqidah mengikuti aliran2 baru yang bermunculan akhir2 ini.Dan mengatakan bahwa harus punya 4 hal dalm menuntut ilmu yaitu Tahu,Mau,jalankan dan biasakan terhadap ilmu yang didapat oleh para santri agar tidak mudah hilang ilmu tsb dan melekat didalam diri,acarapun akhirnya ditutup doa dan pembagian makan malam berupa nasi kembuli.

Malam pun tiba,namun suasana kota malang malam itu bak kota santri yang berlalu lalangnya orang dengan sarung dan berbaju koko.Seolah tak mau kehilangan waktu walau lelah kami pun berkeliling kota Malang yang sejuk,singgah ke Masjid Agung Malang melaksanakan qodho atau qoshor sholat dan kemudian berputar2 di alun2 kota sambil melihat2 pedagang dan tukang obat yang menjajakan dagangannya hingga sampailah dikedai dan menikmati STMJ setelah itu kembali ke penginapan.

Pagi pun tiba,saat waktu dhuha digelarlah acara puncak Haul al Imamain alHabib Abdul Qadir Ra dan alHabib Abdullah bilFaqih didepan PonPes namun sayang guru mulya kita tidak bisa hadir,demikian juga Habib Lutfi bin Yahya dan Habib Ali Abdurrahman Assegaf. walau demikian acara berlangsung khidmat dengan pembacaan Qasidah Favorite Habib Abdullah Ra yang dihadiahi oleh sahabatnya,yang dibacakan oleh anak beliau AlHabib Abdillah dengan penuh haru membuat hadirin pun menangis mengenang jasa2 kedua matahari dunia tersebut.Sungguh dua pendidik yang handal dan lembut bagi para santrinya hingga amat sangat terasa kedekatan Beliau dengan Alumni2 santrinya,hampir tiap alumni merasakan betapa bangganya mereka berkesempatan belajar disana dan diajar oleh orang2 mulya,Hampir setiap alumni mempunyai kesan yang mendalam dan kisah2 karomah beliau2 ada pada masing2 alumni. yang paling berbekas adalah pesan beliau bahwa santri yang sempat belajar dipesantren Darul Hadits akan merasakan sukses,entah dalam masalah dunia atau agamanya. maka sangat beruntunglah mereka karena mengenyam pendidikan agama ditempat munculnya matahari dunia..Subhanallah.

Demikian yang dapat alfaqir sampaikan,mohon maaf.

Wassalam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar