Kamis, Mei 20, 2010

Tuntunan Sayyidina Muhammad Saw membawa kita pada Pengampunan Allah Swt.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

حَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ الْجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِيْ هَدَاناَ بِعَبْدِهِ الْمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ ناَدَانَا لَبَّيْكَ ياَ مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلّمَّ وَبَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِيْ جَمَعَنَا فِي هَذَا الْمَجْمَعِ اْلكَرِيْمِ وَالْحَمْدُلله الَّذِي جَمَعَنَا فِيْ هَذِهِ الْجَلْسَةِ اْلكَرِيْمَةِ

Limpahan puji kehadirat Allah Maha Raja langit dan bumi, Maha Penguasa setiap keadaan dan kejadian, Maha Ada sepanjang masa, sebelum masa dicipta, setelah masa dicipta dan setelah masa tiada, selama perhitungan siang dan malam ada, sebelum siang dan malam ada, hingga siang dan malam tiada, Allah Maha Ada, Sang pencipta siang malam dan masa, Sang Pencipta zaman Maha ada sebelum adanya zaman, dan Maha ada setelah zaman tiada, dan Maha menyiapkan anugerah yang kekal untuk hamba-hamba-Nya keturunan Adam, bagi mereka kebahagiaan atau kehinaan, beruntunglah yang memilih kebahagiaan yang dihantarkan oleh utusan Allah, pembawa kebahagiaan dunia dan akhirah, sayyidina Muhammad. Pembawa keluhuran dunia dan akhirah, sayyidina Muhammad. Pembawa kedamaian dunia dan akhirah, sayyidina Muhammad. Pembawa kemuliaan dunia dan akhirah, sayyidina Muhammad Saw.

Menuntun hamba-hamba Allah ke jalan keluhuran, ke jalan kedamianan, ke jalan kebahagiaan, ke jalan kemuliaan dunia dan akhirah, beruntunglah para pengikut sayyidina Muhammad, beruntunglah para pencinta sayyidina Muhammad, beruntunglah yang bershalawat kepada sayyidina Muhammad, beruntunglah yang merindukan sayyidina Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Allah Swt berfirman :

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ

( الأنبياء : 107 )

" Tiadalah kami mengutusmu ( Muhammad ) melainkan ( untuk ) menjadi rahmat bagi semesta alam " ( QS. Al Anbiyaa: 107)


Rahasia keluhuran yang ditumpah ruahkan oleh Allah sepanjang kehidupan kita ditawarkan bagi yang menghendakinya hingga setiap nafasnya menjadi berlian-berlian yang membawa keluhuran di masa mendatang dan di hari esoknya dalam kehidupan dunia, barzakh dan akhirah, itulah makna kebangkitan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam,

Semua tuntunan beliau Saw, semua bimbingan beliau, semua ucapan beliau adalah mutiara-mutiara kebahagiaan dunia dan akhirah. Semoga Allah senantiasa menerangiku dan kalian dengan cahaya keluhuran dunia dan akhirah, cahaya kebahagiaan dunia dan akhirah, wahai Yang Maha memiliki kebahagiaan dunia dan akhirah. Allah subhanahu wata'ala memerintahkan sedemikian banyak perintah, dan melarang sedemikian banyak larangan, namun walaupun Allah subhanahu wata'ala mempunyai sifat murka dan benci terhadap perbuatan dosa akan tetapi Allah juga mempunyai sifat kasih sayang, yang masih menyayangi dan memperhatikan para pendosa agar dilimpahi pengampunan.

Allah subhanahu wata'ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

( فصلت: 30 )

" Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Rabb kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu". ( QS. Fusshilat: 30 )

Mereka yang mengatakan :"sungguh Tuhan kami adalah Allah, lalu beristiqamah ", apa itu istiqamah? Yaitu berusaha semampunya untuk menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Allah dan berusaha semampunya untuk melakukan hal-hal yang diperintah oleh Allah. Usaha untuk mencapai istiqamah adalah istiqamah dan mendapatkan pahala istiqamah. Usaha seseorang untuk mencapai istiqamah maka ia sudah mendapatkan pahala kemuliannya, karena niat seseorang telah mendapatkan pahalanya, dan jika ia melakukannya maka pahalanya dilipatgandakan 10 hingga 700 kali. Maka berniatlah kita semua untuk menjadi ahlul istiqamah yaitu seorang yang selalu menjauh dari hal-hal yang dilarang Allah dan selalu berbuat hal yang disukai oleh Allah, yang dengan itu terbuka rahasia kelembutan Ilahi yang lebih berlimpah, menyingkirkan segala kesulitan dan musibah dan membuat kita seakan-akan di sorga sebelum sampai ke sorga, karena Allah memanjakan kita dengan kemuliaan dan kedamaian di dunia ini, demikian keadaan orang-orang yang dicintai Allah.


Kebahagiaan dunia , barzakh dan akhirah semoga terlimpah kepada kita dan terjauhkan kita dari api neraka...Amiin ya Robbal alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar