Jumat, Juni 12, 2009

Wahai Dunia

Assalamualaikum Wr wb.

Sumber : Buku 'KENALI AQIDAHMU'
Kontributor : Habib Munzir AlMusawa
www.majelisrasulullah.org


Limpahan Puji&Syukur pada Allah swt,Sholawat dan salam semoga Allah limpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw yang diutus sebagai Nabi terakhir yang membawa berita dan kabar baik bagi Hamba-hamba Allah swt yg berTaqwa,

Wahai Dunia, Wahai dambaan disetiap zaman, telah berjuang memperebutkanmu
sedemikian banyak pembesar dan Raja Raja, mereka menikmati keberhasilan dengan kegembiraan. Dan telah berjatuhan sedemikian banyak para fakir miskin yang menetesair liurnya melihat kenikmatan para raja dunia. Telah datang pula golongan hambayang shalih yang tak mau memperebutkanmu, mereka melupakanmu dan mencariridho Allah.

Wahai Dunia, tidaklah para raja, atau fakir miskin, atau bahkan orang-orang shalih itumeninggalkanmu kecuali kau bekali 1 X 2 meter saja dari milikmu untuk lubang
kuburnya, hanya itulah yang kau berikan pada mereka, itulah kebaikanmu pada parapecintamu atau mereka yang meninggalkanmu, sama saja, padahal para pecintamumelupakan segala-galanya hanya untuk mendapatkanmu, namun tak satupun darimereka meninggalkanmu, selain hanya mendapatkan kuburnya saja, maka parapecintamu meninggalkan harta untuk menjadi bahan perebutan dan percekcokanantara ahli warisnya kelak, dan ia meninggalkanmu dibebani dosa, dan para hambaShalih mendapat tumpukan pahala.

Firman Allah: "Dan Kehidupan Dunia hanyalah panggung sandiwara dan
fatamorgana belaka"

Oh Saudara.., sadarlah.. aku dan engkau hanyalah satu sel dari 1 Milyar sel yangterkumpul dalam beberapa tetes cairan kental yang mengalir dari dahsyatnya birahimanusia sebelumku dan sebelummu. 1 Milyar sel itu bertebaran di vagina, berjuang mencapai kehidupan alam rahim, maka 1 Milyar sel itu gagal kesemuanya, merekasemua mati dan terbuang,hanya satu sel yang berhasil selamat ke alam rahim,ITULAH AKU DAN ENGKAU, satu-satunya yang berhasil selamat dari 1 Milyarsaudaraku dan saudaramu yang musnah..
Aku dan engkaupun hidup bertebaran memenuhi bumi, lalu mati dan dibenamkan
dikubur, kubur kita yang harus dalam, agar bau busuk yang dahsyat kelak, tak terbauidan mengganggu manusia lain yang masih belum jadi bangkai seperti kita, aku danengkau akan sendiri, tak ada teman terdekat sekalipun yang mau menemani di kuburkita, tak satupun dari mereka mau perduli terhadap hewan tanah yang menggerogotikita, lalu hewan tanah akan menggerogoti tubuh ini sedikit demi sedikit, berkeliaran diparu-paru kita, dan mungkin menjadikan otak kepala ini sebagai tempat bertelur. Lalukita akan habis menjadi tulang, lalu habis lebur menjadi tanah.., musnah.., tak lagiterlihat bentuk ini, tak lagi ada suara ini, wujud ini, semua habislah sudah begitu saja.Wahai aku dan kalian, ingatlah bahwa maut membayangiku dan kalian lebih dekat dari bayangan kita sendiri, dan ingatlah bahwa satu nafas kita adalah selangkah menuju
ajal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar